Katanya Menkeu: “Masyarakat Sudah Menikmati Dampak Turunnya Harga Minyak”

pagi semua … wah lama tak post2..

duh rasanya gatel aja pengen komen ni berita, get it from Detik.com judul nya Menkeu: “Masyarakat Sudah Menikmati Dampak Turunnya Harga Minyak” wow, dulu harga minya dunia naek, pemerintah kebakaran jenggot, g nyampe 1 bulan udah ada “kebijakan penyesuaian harga premium dll, sekarang sudah 1 bulan lebih harga minyak turun .. pemerintah adem ayem aje.. dulu pas naek katanya membiasakan masyarakan dengan harga minyak dunia.. sekarang yah.. yah you know lah kualitas pemerintahan kita.. dan kualitas pemimpin negara ini .. (yang iklan nya cuman nge gembar- gemborin data fiktif kaya APBN 20% pendidikan hihih dasar .. penipu .. dr kampanye aja dah bohong gimana mo  jadi pemimpin .. pemimpin ko jagonya bikin pidato.. bikin lirik lagu.. bikin data fiktif.. bukannya bikin seneng rakyat )

dan sang mentri kita .. dengan santai menyebut *dengan kasar kata, “masyarakat sudah menikmati ini dampaknya  g usah turun lagi lah ..”

loe kira semua masyarakan indo itu pengusaha.. loe g liat apa makin banyak gelandangan.. g mikir harga gas LPG yang mahal ….

Menkeu = kelaut aje dah .. ngapain gw mahal2 bayar pajak buat gaji mentri kaya loe :P..

wah jadi esmosi nih … en rada curhat gpp deh 😀

gpp lah

From : Detik.com

“Harga BBM memang belum turun meski harga minyak mentah dunia sudah turun. Namun menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, masyarakat sebenarnya sudah menikmati dampak dari penurunan harga minyak mentah dunia itu.

Menurut Sri Mulyani, penurunan harga minyak mentah dunia sudah menurunkan beban bagi sektor industri yang kini sudah menggunakan BBM dengan harga keekonomian, alias tanpa subsidi.

“Kan berarti semua masyarakat bisnis sudah menikmati harga yg sudah turun, berarti nanti itu akan terefleksikan dengan harga-harga yang lebih murah. Artinya masyarakat umum sudah menikmati harga minyak yang turun melalui cost yang makin turun dari bisnis,” jelas Sri Mulyani dikantornya, Jakarta, Jumat (24/10/2008).

Sri Mulyani mengakui bahwa dengan penurunan harga minyak mentah dunia ini, maka subsidi BBM dalam APBN akan berkurang. Namun demikian, harga BBM dalam negeri sampai saat ini belum sampai pada titik keekonomiannya.

“Oleh karena itu tanpa kita membuat harapan yang tidak-tidak tetapi tetap realistis. Pemerintah akan menjaga terus lihat perkembangan yang ada, lihat APBN, lihat daya beli masyarakat. Karena ini yang kita lihat adalah masyarakat rumah tangga, kalau masyarakat bisnis mereka sudah menikmati itu,” urainya.

“Jadi kalau kita lihat daya beli masyarakat tumah tangga ini nanti terbantu dengan harga minyak goreng turun, barang-barang turun, inflasi turun, apalagi yang turun semua turun kan sekarang, harga saham juga turun,” imbuh Sri Mulyani sambil bercanda.

Menurut Sri Mulyani, yang paling penting saat ini adalah menemukan formula harga energi yang baik. Disatu sisi, pemerintah bisa menyediakan harga BBM yang sesuai keekonomian, sementara dari sisi daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Disatu sisi, menentukan harga keekonomian itu bisa memberikan pendidikan kepada masyarakat dalam menghargai barang-barang itu terutama juga energi sebagai satu komoditas yang sangat penting dan strategis,” jelasnya.

Pemerintah sendiri saat ini belum bisa memutuskan apapu mengingat ketidakpastian dalam perekonomian global masih sangat tinggi.

“Dunia kan masih berjalan terus, masih ada pertemuan G20 di Washington, menunjukkan bahwa tingkat urgensi dari kondisi global ini sama sekali belum mereda. Kalau belum mereda akan masih banyak sekali suatu perkembangan yang kita semua mungkin belum bisa memprediksikan secara akurat apa pada akhirnya,” pungkasnya. “

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: