Archive for August, 2008

The 8 Hottest Skills for ’08

taken from : computerworld

AJAX, .Net, XML, PHP and other Web 2.0 programming skills top the in-demand list

No one is mistaking the current IT jobs market for the one that sizzled during the dot-com days and inflated salaries to astronomical rates. But as the U.S. economy wrestles with a weak housing market and record oil prices, demand for IT workers is on the rise.

“There is a distinct shortage of certain IT [skills], and that shortage seems to be growing,” says Neill Hopkins, vice president of skills development at The Computing Technology Industry Association Inc. (CompTIA) in Oakbrook Terrace, Ill.

Although the talent shortage is being exacerbated by dramatic declines in enrollments in university computer science programs, along with the first trickle of baby boomers starting to head for the exits, specific skills shortages are weighing heavily on CIOs’ minds. “If you’re looking at emerging technologies such as Adobe Flex, there are some boutique firms that have resources, but to get those skills in-house, it’s a much smaller pool,” says Frank Hood, CIO at The Quiznos Master LLC in Denver.

Here are the top eight skills in demand for 2008, as identified by Computerworld‘s first-half 2008 Vital Signs survey :

1. Programming/application development. As companies continue to Web-enable their existing applications and plow deeper into Web 2.0, demand is red-hot right now for people with AJAX, .Net and PHP skills, says Katherine Spencer Lee, executive director at Robert Half Technology in Menlo Park, Calif.

Plus, as a growing number of organizations begin adopting Microsoft Corp.’s Silverlight 1.0 rich-media software tools, expect to see rising demand for people expertise in that area, says Spencer Lee (also see 12 IT skills that employers can’t say no to. And, for a different take, don’t miss Top 10 dead [or dying] computer skills).

2. Project management. CIOs are hungry for project managers who have extensive experience overseeing complex efforts that have delivered clear business benefits — not just someone who has obtained a Project Management Professional (PMP) certification from Project Management Institute Inc., says David Van De Voort, principal consultant at Mercer International Inc. in Chicago.

Many organizations, such as Sabre Holdings Corp., are applying agile development test-driven development techniques. Finding people with finely-honed skills in these areas “is extremely important,” says Sara Garrison, senior vice president of product and solutions development at the Southlake, Texas-based air travel data company.

Also, expect to see heightened demand for quality assurance specialists to help test and check new systems that are being rolled out, says Dan Reynolds, CEO of Princeton, N.J.-based staffing firm The Brokers Group LLC.

3. Help desk/technical support. Do the math. As companies continue to expand their application portfolios, more help desk and technical support experts will be needed to support those systems. And much of that expertise will need to be on-premises, with only a fraction of the work being shifted to overseas call centers in places like Bangalore, India.

Demand for support staff will remain strong as commercial applications from vendors such as IBM and Microsoft continue to become more complex, notes CompTIA’s Hopkins. “You’ll need higher-skilled workers not only to implement but [also] to manage these systems,” he says.

And as operations for multinational organizations become increasingly globalized, demand for multilingual help desk staffers will also rise, says Spencer Lee. Read the rest of this entry »

Advertisements

Leave a Comment

web-based database applications

LIMBAS is a web client/server application allowing you to develop application quickly without programming. This, only by the use of tables and forms and other modules like workflow engine, user management, report editor, file manager or soap interface.

An outstanding feature is complete use with an Internet-Browser without installations, Plugins or other components on the client. (live cd go to http://www.limbas.org/, we could find also in this site examples: anthiemen administration, Picture data base, Callcenter, Internet shop, Biographies encyclopedia

Some FAQ about LIMBAS:

What is LIMBAS?

With LIMBAS one can illustrate, manage, administer and distribute business- or project processes over a webbrowser.

What makes LIMBAS unique?

LIMBAS is a performant tool which is based on Unix/Linux operating systems in order to provide tables applications and Workflows only over the browser and without Plugins. It is platform independent for the client. LIMBAS uses many procedures necessary for data security like e.g. transactions, Backups and restrictions of access.

Was can LIMBAS do?

Limbas stores and processes data and files. For this purpose LIMBAS offers many tools and functions e.g.: Input assistance, form generator, report designer, Workflowfunctions, export possibilities and many other things.

Where do I get LIMBAS?

LIMBAS stands under a dual license. The GPL version and is available under www.swissforge.org, the propritaere license can be referred over www.limbas.com.

What can I realize with LIMBAS?

Applications, which have something to do with data bases and with the administration of data.

Leave a Comment

lentera jiwa

from : kickandy.com

by andy noya

Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin
redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang
yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena pecah kongs dengan Surya
Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak
menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power
yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita,
tiba-tiba saya mengundurkan diri.

Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan
sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang
beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah
Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang
kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan
diri dari Metro TV. Read the rest of this entry »

Leave a Comment

Rekayasa Ulang Perusahaan (Reengineering The Corporation) Lanjutan

Kadang-kadang, efisiensi suatu bagian perusahaan membebani biaya efisiensi perusahaan secara keseluruhan. Sebuah pesawat milik perusahaan penerbangan besar Amerika suatu sore terpaksa mendarat di bandara A untuk suatu perbaikan, tetapi mekanik terdekat yang memenuhi syarat untuk melakukan perbaikan itu bekerja di bandara B. Manajer bandara B menolak mengirim ahli mekaniknya ke bandara A sore itu karena setelah menyelesaikan perbaikan mekanik tersebut harus menginap di hotel, dan biaya hotel mestinya masuk ke anggaran B. jadi, mekanik baru dikirm ke bandara A esok paginya, sehingga memungkinkannya memperbaiki pesawat dan kemudian kembali lagi pada hari yang sama.  Pesawat seharga berjuta-juta dolar diam menganggur, dan perusahaan kehilangan beratus-ratus dari ribuan dolar penghasilannya, tetapi manajer B tidak terkena rekening biaya hotel $100.  Manajer B tidaklah bodoh,  tidak
pula ceroboh.  Dia melakukan dengan tepat apa yang seharusnya dilakukannya: mengontrol dan meminimalkan pengeluarannya.

Pekerjaan yang membutuhkan kerja sama dan koordinasi dari beberapa departemen yang berbeda dalam sebuah perusahaan sering menjadi sumber masalah. Ketika para pengecer mengembalikan barang-barang yang tak terjual sebagai piutang kepada sebuah perusahaan penghasil produk konsumsi terkenal, tiga belas departemen ikut terlibat. Bagian penerima menerima barang, gudang menerimanya untuk disimpan, manajemen persediaan memperbarui catatannya untuk mencatat penerimaan itu, bagian-bagian promosi menentukan berapa harga barang-barang yang terjual, akuntan penjualan menyesuaikan komisi, akuntan umum memperbarui catatan keuangan, dan seterusnya. Namun tak ada satu pun departemen yang secara khusus bertugas menangani pengembalian tersebut. Bagi masing-masing departemen yang terlibat, pengembalian merupakan gangguan yang berprioritas rendah. Tidak mengherankan kesalahan-kesalahan sering terjadi. Barangbarang pengembalian akhirnya “hilang” di gudang. Perusahaan membayar komisi untuk barang-barang yang tak terjual. Lebih buruk lagi, pengecer-pengecer tidak mendapatkan piutang yang mereka harapkan, dan mereka menjadi marah, sehingga secara efektif menggagalkan semua usaha penjualan dan pemasaran. Read the rest of this entry »

Leave a Comment

Rekayasa Ulang Perusahaan (Reengineering The Corporation) part 1

Tak satu pun perusahaan di Amerika yang manajemennya tidak mengatakan, paling tidak untuk konsumsi publik, bahwa mereka butuh suatu organisasi yang cukup fleksibel untuk menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan kondisi-kondisi pasar, berani bersaing dengan harga pesaing, inovatif dalam menjaga produk-produk dan servisnya dengan teknologi terbaru, dan cukup handal dalam memberikan kualitas dan servis pelanggan yang maksimum. Maka, jika manajemen-manajemen menginginkan perusahaan perusahaan yang ramping, gesit, fleksibel, responsif, kompetitif, inovatif, efisien, mengutamakan konsumen, dan menguntungkan, mengapa begitu banyak perusahaanAmerika yang gemuk, lamban, kaku, melempem, tidak kompetitif, tidak kreatif, tidak efisien, meremehkan kebutuhan pelanggan dan tidak menguntungkan? jawabannya terletak pada bagaimana perusahaan-perusahaan ini menjalankan tugas mereka dan mengapa mereka melakukannya seperti itu. Beberapa contoh berikut mengilustrasikan hal-hal yang menyebabkan kinerja perusahaan sering jauh berbeda dari hasil-hasil yang diharapkan para pimpinan mereka. Read the rest of this entry »

Leave a Comment

kejayaan e-mail memudar..

“Benarkah era e-mail alias surat elektronik sudah berakhir, atau bahkan bakal segera ditinggalkan? Yang pasti, beberapa penelitian memang menunjukkan tanda-tanda penurunan popularitas e-mail.

Misalnya saja, instant messaging (IM) alias pesan instan mungkin bakal menggantikan e-mail sebagai aplikasi utama dalam komunikasi bisnis di tahun 2010. Demikian terungkap dalam penelitian IDC (International Data Corporation) terbaru.

Hal ini disebabkan karena makin banyak pekerja yang kecanduan dengan IM yang menawarkan beberapa kelebihan. Penelitian IDC bertajuk ‘The Hyperconnected: Here They Come’ tersebut melibatkan 2400 pekerja di 17 negara.

Dikutip detikINET dari PCWorld, Senin (7/7/2008), dua pertiga pekerja yang masuk kategori ‘hyperconnected’ memakai IM untuk bekerja maupun kepentingan pribadi. Kategori ‘hyperconnected’ ini berarti pekerja menggunakan setidaknya 7 perangkat untuk akses jaringan dan 9 aplikasi komputer untuk tetap terkoneksi

Adapun dalam studi di tahun 2007 oleh Pew Internet & American Life Project, 92 persen orang dewasa Amerika Serikat mengaku memakai e-mail secara rutin. Namun hanya 16 persen remaja yang mengaku melakukannya. Read the rest of this entry »

Leave a Comment