implementation progress ..optimisme dan pesimisme

huh.. what a day, (i little bit bad way to start write a blog.. really..)..

hari ini, seperti telah di jadwalkan 1 minggu yang lalu.. another kunjungan from out beloved ERP vendor.. like ussual formation. here they come……..

today’s plan is to upgrade our ERP web version with “invoicing  by progress flow”, flow yang didefinisika setalah pergulatan lama dengan user, management and ofcourse our vendor..

my expectation 4 today is.. finish presales and sales Flow + implement flow “invoicing  by progress” into real database .. buuttttttttttttttt…. its all mess up.. damn… F#$%#… no one from my plan(my revised^unknown plann..exactly)  was accomplish today .. nothings get right..

really wanna kick them all .. napsu udah di ubun2 dalem ati sih pengen bangen maki2 tu konsultan (lebih tepat nya bugs patcher  kali yee).. but puasa bo g rela puasa gw kotor gara2 gituan duank(beruntung tu orang be2 im trying in good mood).. akhirnya(dampaknya).. keluarlah kebiasaan buruk gw (mudah2an walo buruk tidak mengurangi nilai ibadang gw :D amien..) y itu jaiilll.. yah akhir nya buar onar dah gw untuk meredam amarah yang membumbung.. *gile g tuh kata2nya..and just let them play with the bugs.. i really dont care.. *coz basically im not a bug tracker.. TAU Rebesss aje dah.. gangguin orang ibu2 dari finance dept en ibu iske(maaf ya tadi jd sempet sewot g sengaja)hehehe..

time ticking up.. g kerasa jam 5 lwt juga.. mas reza (salah satu konsultan vendor gw) masih terlihat serius + worried.. i bet u .. the bugs and programing problem was still there.. eheheh.. i just try for not get involve 2 much 4 2day .. takut napsu nya naek lagi..

hah payah bener dah.. benr juga g beres2 tuh dua hal.. kacau beliau again my plan.. masalah2 kontrak blom beres.. masalah invoice by progress blom jelas juga.. yang ada ni hari cmn namabah masalah aje en g ada masalah yang bisa di selesaikan.. they promise they will give me the other patches 2morrow.. damn kurang suka aje gw ma cara kerja vondor gw yang satu ini.. hampir 80% bener en terbukti nih kata temen2 di milis, ampir semua konsultant untuk vendor ERP lokal.. they work as bug patcher.. not like a consultant, and im their bug tracker :p

apamodikata, istilahnya “tanah udah di beli, dan bangunan telah di bangun dengan pondasi yang tidak sesuai dengan kriteria bangunan yang di inginkan..” setidaknya itu analogi gw dalanm project erp perusahaan ini ..  ni project di deliver ke saya dengen kondisi cukup parah.. namun g mungkin di rollback en apalagi ampe ganti vendor.. its too much and too risky..

its really like, im holding a broken pieces of glass, and i dont have any choise to buy another one, the only way i can choose is arrange it all back ..

in my opinion (at least until now) it still can be happend.. ERP still can be run there.. but with a lot of patients and lot of things todo and need a lot of times .. really hope the user not getting bored with this stuff..

coba analisa kebelakang, kenapa ini bisa terjadi.. setelah lebih dari 1 thn bergelut disini.. sekiranya ada beberapa hal yang menyebabkan project ERP ini bener2 tersendat..
1st, management perusahaan sebenarnya sudah sadar akan kebutuhan sistem informasi terintegrasi, namun tidak tau sistem seperti apa yang diperlukan
2nd, seleksi vendor yang kurang tepat, bukan menjelek2 vendor ERP yang sekarang, karena untuk golongan vendor ERP lokal, applikasi yang di tawarkan sebenarnya lumayan sangat lengkap, dan bagus jika di gunakan di tipe bisnis manufaktur, but we are service company!!.. terlena dengan keberhasilan implement pada our mother cooporate yang berupa manufaktur.. yang jelas beda dengan service.. corporate jadi cendrung memilih vendor erp yang sama untuk anak perusahaannya, mungkin mereka berfikir ada kemungkinan untuk memudahkan integrasi data antar dua perusahaan tsb, ato mungkin berharap cost yang lebih murah..
3rd lack of communication between vendor and user/management, komunikasi yang kurang terjalin dengan baik antara vendor yand di wakili konsultan dan analis dengan user, ehm walau ada kesana ngegampangin flow proses yang ada pada perusahaan service(mungkin di kira lebih simple;)) padahal lebih ribeut en banyak standart)
4th project g termaintain dengan baik, belum ada yang tenaga ahli atau pun dept IT dalam perusahaan, sedikit memperkeruh kondisi.. sehingga tujuan dari project ini tidak terjabarkan dalam planning yang dengan baik.. dan parahnya terkesan project di kendalikan sepenuhnya oleh vendor..

then i came around with this project ..

little bit messy project isnt it .. but i belief i can fix and finish it.. *all by myself,

karena saya rasa perusahaan ini punya lingkungan sosial pekerja yang cukup baik (setidaknya dari top management) dan pemimpin yang visioner.. modal yang cukup baik untuk memulai sesuatu perubahan/migrasi kedalam sistemkerja yang baru..

namun visioner ini perlu di tambah ketegasan dalam menjalankan visinya dalam tahapan yang jelas dan terstruktur untuk mencapai visi2 tsb. setidak ini itu bisa jadi salah satu faktor penting dalam implementasi sistem.. “ketegasan”.. karena berdasarkan pengalaman, perusahaan dengan pemimpin yang tegas bisa mempercepat proses implementasi erp hingga 50% waktu implementasi .. karena pada dasarnya pimpinan perusahaan lah yang bisa setup kecepatan proses implementasi tersebut.. coz basically all the company is under his order, its almost all about his will for a good system in his company, a good management right behind to support all his will..

oke apa mo dikata nasi udah jadi bubur.. di awal.. coba memaksakan proses implementasi dengan kodisi applikasi yang ada.. yang ada hanya muncul banyak pertanyaan user akan kelayakan aplikasi tersbut dalam membantu pekerjaannya.. setelah melakukan pertemuan2 dengan management dan user.. dan konsultasi dengan mereka cukup lama, bisa di simpulkan hampir tidak mungkin perusahaan ini bisa menggunakan software yang ada sekarang.. karena dari format data yang di masukan dan informasi yang di inginkan banyak sekali yang tidak berkorelasi.. sehingga akhirnya diputuskan untuk melakukan system re-engineering,

akhirnya disusun lah dokumen analisa.. dan setelah perdebatan alot dengan pihak vendor(dalam hal perubahan teknis dan flow aplikasi).. akhirnya  lahirlah list modifikasi yang harus dilakukan thdp software erp yang ada untuk memenuhi expektasi management terhadap ERP system..

tahap analisa selesa……………………..

mulai tahap development………………

yang bisa gw gambarkan untuk vendor ini.. g jauh dari.. not good in manage development proses.. bugs easy come and hard to go.. in every patch that hav made to.. pengen nya sih push up their tempo on developing the list of modification by give them pressure.. butttttttt… i hav to realize that they are 100cc mechine that can only run in 60 Km/Hour.. even i already get full-gas..

sabar2 dah.. en kayanya g bisa mengharapkan seluruh aplikasi selesai untuk memulai implementasi.. dengan kondisi development speed dari vendor yand ada sekarang.. tadinya berharap bisa menggunakan metode pilot project untuk melakukan implementasi, namun sekarang mesti ganti ke plan B, yaitu metode paralel process.. try to finish one of the flow.. implement, give them longger time to manage their development to make sure every things is ok.. then try another flow to implement…

huh.. just set up my mood for this changed plan .. wish me luck guyss..

still need ur suggest too

Zhia chandra

Leave a Comment